:::: MENU ::::

Blog ini berisi pandangan pribadi saja,

  • Kamis, Oktober 22, 2026
Dunia ini palsu.
Orang yang kita kira buruk, sebenarnya juga memiliki kebaikan, hanya saja kita tidak melihatnya atau kita melihat tapi terhijab kebencian.
Orang yang kamu kira baik, sebenarnya ada titik hitam keburukan yang dihijab tuhan, toh seandainya mau mencarinya kita akan menemukan titik hitam itu.
Semuanya hanya sudut pandang, kita hanya bisa melihat yang ada di depan, yang terpampang di depan kita.
Kita tidak pernah bisa melihat keatas dan kebawah, kesamping dan kebelakang secara bersama dalam satu tarikan nafas di Dunia ini.
Jika kita merasa hijab ini abadi adalah kesalahan fatal.
Beriringnya waktu kita pelan-pelan akan dibukakan hijab, helai demi helai.
Kita akan dimakan waktu sehingga kita semua menua, tubuh yang dulu perkasa perlahan melemah. Mata yang tajam akan perlahan kabur. Ego yang tinggi akan segera direndahkan. Kalaupun kita menolak dilahap waktu, kita akan tetap dibukakan hijab itu. Bukan helai demi helai namun dilucuti secara paksa dengan kematian. Ya kematian adalah pintu terbukanya hijab secara paksa, kita tidak akan pernah bisa menghindarinya. Saat telanjang bulat kita akan menyadari bahwa selama ini pandangan kita dibatasi olehNYA. Apa yang kita lakukan di Dunia hanya kepalsuan. 
Semua ingin berharap hijab dibuka di Dunia ini, tapi mustahil. 
Yang kita bisa lakukan hanya berusaha membuka helai demi helai hijab dengan memohon kepadaNYA, jalannya Ilmu, dan berusaha merasakan kematian dalam Dunia yang palsu ini. 

Surabaya, 23 Oktober 2026.